Tentang Metode

Penjelasan komponen scoring, backtesting, random baseline, dan tuning bobot.

Disclaimer analisis

Prediksi ini hanya berdasarkan analisis statistik historis dan tidak menjamin hasil draw berikutnya. Draw bersifat acak dan hasil masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.

Frequency score

Frequency score mengukur seberapa sering sebuah angka muncul dalam histori. Nilai dinormalisasi ke rentang 0 sampai 1 agar bisa digabung dengan skor lain.

Overdue score

Overdue score menilai jarak kemunculan terakhir sebuah angka. Angka yang lama tidak muncul mendapat nilai overdue lebih tinggi, tetap dalam batas 0 sampai 1.

Recency score

Recency score memberi bobot lebih tinggi pada angka yang lebih baru muncul, sehingga dinamika draw terakhir ikut dipertimbangkan.

Rolling window

Rolling window memakai frekuensi pada 30, 50, dan 100 draw terakhir. Jika data belum mencapai ukuran window, sistem memakai data yang tersedia.

Pair statistics

Pair statistics membentuk pasangan angka unik dari setiap draw, menyimpan pasangan kecil ke besar, lalu menghitung frekuensi dan last seen date pasangan tersebut.

Backtesting

Backtesting menguji metode dengan data historis. Untuk target draw tertentu, training hanya memakai draw sebelumnya agar evaluasi tidak menggunakan data masa depan.

Random baseline

Random baseline membuat kombinasi angka acak tanpa duplikat sebagai pembanding dasar terhadap performa model statistik.

Weight tuning

Weight tuning mencoba beberapa konfigurasi bobot scoring, menormalisasi total bobot, lalu memilih konfigurasi dengan average match historis terbaik.

Keterbatasan analisis

Analisis ini bergantung pada histori dan pola statistik. Draw bersifat acak, sehingga performa historis tidak menjamin hasil draw berikutnya.